Pemda Karawang Bagikan Puluhan Hewan Kurban

karawangplus.com – Di pelataran Galeri Bale Indung Nyi Pager Asih, suasana menjelang Idul Adha terasa lebih hangat dari sekadar seremoni tahunan. Satu per satu hewan kurban diserahkan secara simbolis, menghadirkan pesan yang sederhana namun penting. Kebersamaan masih menjadi denyut yang hidup di tengah masyarakat Karawang.

Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, hadir menyaksikan prosesi penyerahan hewan kurban Tahun 2026 atau1447 H yang berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026.

Di balik deretan sapi dan kambing yang tertata rapi, tersimpan ikhtiar kolektif dari banyak tangan. Mulai dari pemerintah, perusahaan, instansi, hingga asosiasi perumahan yang memilih berbagi sebagai cara merawat kepedulian sosial.

Tahun ini, tercatat sebanyak 70 ekor sapi dan 24 ekor domba/kambing terdata sebagai hewan kurban. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Daerah telah menerima 53 ekor sapi dan 25 ekor domba. Angka-angka itu bukan semata statistik seremoni, melainkan cermin dari tumbuhnya kesadaran bersama bahwa keberkahan Idul Adha menemukan maknanya ketika manfaat dapat dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Seluruh hewan kurban nantinya akan didistribusikan secara merata ke kecamatan hingga desa-desa di wilayah Kabupaten Karawang. Sebuah upaya agar semangat berbagi tidak berhenti di pusat pemerintahan, melainkan benar-benar hadir di tengah warga.

Dalam sambutannya, Maslani mengingatkan bahwa Idul Adha bukan hanya tentang ritual pengorbanan, melainkan tentang keikhlasan dan kepedulian yang diterjemahkan dalam tindakan nyata.

“Nilai-nilai inilah yang hari ini kita hadirkan bersama melalui penyerahan hewan qurban sebagai bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar Maslani.

Pemerintah Kabupaten Karawang pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menitipkan hewan kurban tahun ini. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi, semangat berbagi seperti ini menjadi penanda bahwa solidaritas masih tumbuh subur.

Barangkali, Idul Adha memang selalu menemukan cara untuk mengingatkan manusia tentang arti hadir bagi sesama. Bahwa seekor hewan kurban, pada akhirnya, bukan hanya tentang yang disembelih, melainkan tentang rasa kemanusiaan yang terus dijaga agar tidak pernah kehilangan tempat di tengah kehidupan bersama.

Penulis : Nof

Check Also

Nostalgia Liga Indonesia, Saat Raja-Raja Masih Bertahta

Karawangplus.com – Bandung kembali biru. Jalan-jalan dipenuhi flare, klakson, dan iring-iringan kendaraan yang bergerak lambat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.