Seleksi Dirut Petrogas Dibuka Lagi, 22 Peserta Lolos Administrasi

Karawangplus.com – Seleksi Direktur Utama Perusahaan Daerah Petrogas Persada Karawang memasuki babak penting. Dari 53 peserta yang mendaftar pada seleksi tahap kedua, hanya 22 orang yang dinyatakan lolos administrasi. Sisanya tersingkir sebelum mencapai meja uji kelayakan.

Penyaringan itu menjadi pintu awal menuju tahapan yang lebih menentukan : fit and proper test di Universitas Indonesia pada 26 Mei hingga 10 Juni 2026.

Di ruang itulah para kandidat akan diuji, bukan hanya soal kemampuan manajerial, tetapi juga visi bisnis, kepemimpinan, dan ketahanan menghadapi tekanan industri energi yang kian kompetitif.

Ketua Panitia Seleksi, Asep Aang Rahmatullah, mengatakan proses seleksi dilakukan secara terbuka dan mengacu pada Permendagri Nomor 37 Tahun 2018.

“Mereka yang lolos administrasi selanjutnya mengikuti uji kelayakan dan kepatutan,” ujarnya di Karawang, Jumat kemarin.

Tahapan itu menjadi krusial karena Petrogas Persada sedang berada di persimpangan penting. Sebagai Badan Usaha Milik Daerah yang bergerak di sektor energi, perusahaan ini dituntut bukan hanya mampu menghasilkan keuntungan, tetapi juga membaca peluang bisnis baru di tengah perubahan industri yang cepat.

Karena itu, kursi direktur utama bukan sekadar jabatan administratif. Posisi tersebut akan menentukan arah perusahaan dalam beberapa tahun ke depan. Mulai dari strategi bisnis, ekspansi usaha, hingga kontribusi terhadap pendapatan asli daerah.

Panitia seleksi menegaskan penilaian akan dilakukan ketat. Indikatornya mencakup pengalaman, integritas, etika kepemimpinan, pemahaman terhadap pemerintahan daerah, hingga dedikasi terhadap perusahaan dan daerah.

Tahap seleksi kali ini juga menjadi lanjutan dari proses sebelumnya yang belum memenuhi syarat jumlah kandidat akhir sesuai regulasi.

Pada tahap pertama, hanya satu peserta yang lolos uji kelayakan dan kepatutan. Karena aturan mensyaratkan minimal tiga calon, proses penjaringan harus dibuka kembali.

Bagi sebagian kalangan, pengulangan tahapan itu justru menunjukkan kehati-hatian pemerintah daerah dalam mencari figur terbaik.

Di tengah besarnya tantangan bisnis energi, Petrogas dinilai membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memahami birokrasi, tetapi juga mampu membawa perusahaan lebih adaptif dan kompetitif.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan seluruh proses dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis kompetensi.

“Harapannya menghasilkan figur terbaik yang mampu memperkuat kinerja BUMD,” katanya.

Harapan itu bukan tanpa alasan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017, BUMD yang sehat ditandai dengan kinerja keuangan yang kuat, efisiensi operasional, dan tata kelola perusahaan yang baik.

Di saat bersamaan, perusahaan daerah juga dituntut tetap menjalankan fungsi pelayanan publik dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, seleksi ini tak sekadar mencari seorang direktur utama. Yang sedang dicari adalah sosok nahkoda baru.

Figur yang mampu membawa Petrogas Persada bergerak lebih cepat, lebih profesional, dan lebih berani membaca masa depan sektor energi daerah.

 

Penulis : John O’ray

Check Also

Jaksa Soroti Lemahnya Pengawasan Pencairan Kredit BTN

Karawangplus.com – BTN yang seharusnya jadi benteng pengawasan, malah terlihat seperti kasir pembayaran. Kejaksaan Negeri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.