Home / Pemerintah / Nandang Mulyana Sudah Tak Dipercaya Guru

Nandang Mulyana Sudah Tak Dipercaya Guru

ilustrasi.

Karawangplus.com – Polemik periodesasi kepala sekolah terus kian memanas. Diduga adanya campur tangan dalam memperpanjang masa jabatan kepala sekolah, Ketua PGRI Karawang Nandang Mulyana didesak untuk mengundurkan diri dari jabatan Ketua PGRI Karawang.

Mosi tidak percaya ini tak terlepas dari adanya dugaaan keterlibatan Ketua PGRI Karawang Nandang Mulyana memuluskan kebijakan kepala sekolah yang habis masa jabatan untuk diperpanjang kembali.

“Mosi tidak percaya, arahnya ke pencopotan,”ujar Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah Karawang Asep Saepudin.

Sementara itu secara terpisah, Ketua PGRI Karawang Nandang Mulyana menepis kabar adanya keterlibatannya dirinya dalam kebijakan memperpanjang masa jabatan kepala sekolah.

“Kita PGRI netral, tidak benar itu kang,” papar dia.

Baca berita sebelumnyaNasib Calon Kepsek Digantung, Nandang Mulyana Didemo

Tak hanya itu, ketika disinggung terkait adanya desakkan mundur sebagai Ketua PGRI Karawang, Nandang menanggapinya dengan santai.

“Kita PGRI dari cabang sampai ranting itu solid, buktikan saja,” tegas dia.

Seperti yang diketahui, ratusan calon kepala sekolah akan menggelar aksi unjuk rasa dikantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang pada Selasa (15/5) mendatang.

Rencana aksi demo calon kepala sekolah yang tergabung didalam Forum Komunikasi Kepala Sekolah Karawang ini merupakan buntut kekecewaan calon kepala sekolah lantaran sejak seleksi kepala sekolah sejak Juni 2016 hingga saat ini tidak jelas kepastiannya. Ditambah, adanya dugaaan keterlibatan Ketua PGRI Karawang Nandang Mulyana memuluskan kebijakan kepala sekolah yang habis masa jabatan untuk diperpanjang kembali.

Check Also

Asyik, Cellica Bakal Naikkan Honor Linmas

Karawangplus.com – Peran Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dituntut lebih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Maaf anda tidak di ijinkan untuk menyalin isi berita ini !!