Home / Pemerintah / Tahun Ini, Cellica Bangun 3 Ribu Rumah Tidak Layak Huni

Tahun Ini, Cellica Bangun 3 Ribu Rumah Tidak Layak Huni

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana fokus bangun rutilahu.

Karawangplus – Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan hingga akhir tahun ini akan menyelesaikan perbaikan sekitar 3.000 unit rumah tidak layak huni.

“Khusus tahun ini akan dibangun sekitar seribu unit rutilahu (rumah tidak layak huni),” kata Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman setempat Tatang Sutiswa.

Ia mengatakan, sepanjang tahun 2016 telah dibangun sekitar 600 unit rumah tidak layak huni. Selanjutnya pada tahun 2017 dibangun 1.400 unit rutilahu, dan pada tahun ini dibangun sekitar 1.300 rutilahu.

Atas hal tersebut, sepanjang tahun 2016 hingga 2018 rutilahu yang dibangun lebih dari 3.000 unit rumah. Targetnya, hingga beberapa tahun ke depan akan diselesaikan sekitar 6.000 unit rutilahu.

Target 6.000 unit rutilahu itu sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Karawang. Ia mengatakan, data rumah yang diperbaiki dalam program rutilahu tersebut merupakan usulan dari para kepala desa yang tersebar di Karawang.

Selanjutnya, data yang disampaikan itu diverifikasi dan dilakukan pengecekan ke lapangan. Setelah itu, baru direalisasikan program rutilahu tersebut. “Biaya perbaikan rumah dalam program rutilahu itu mencapai Rp40-45 juta per unit,” kata Tatang.

Disis lain, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menegaskan penerima bantuan rumah tidak layak huni ini harus tepat sasaran, bagi masyarakat karawang yang tidak mampu. Sehingga ia berharap dengan adanya program ini, masyarakat tidak mampu masih bisa menikmati rumah layak huni. “Ini program untuk masyarakat kita yang tidak mampu, agar mereka tinggal di rumah yang layak untuk dihuni. Dan tentunya diharapkan dapat bermanfaat,” tandasnya

Check Also

Nasib Calon Kepsek Digantung, Nandang Mulyana Didemo

Karawangplus.com – Dunia pendidikan karawang memanas, ratusan calon kepala sekolah akan menggelar aksi unjuk rasa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Maaf anda tidak di ijinkan untuk menyalin isi berita ini !!