Home / Pemerintah / Jurus Jitu Wakil Bupati Atasi Persoalan Pertanian

Jurus Jitu Wakil Bupati Atasi Persoalan Pertanian

Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsari.

Karawangplus.com – Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsari memiliki sejumlah jurus jitu dalam mengatasi persoalan pertanian di Karawang.

Banyaknya keluhan terkait dengan persoalan pertanian, Wakil Bupati menggelar rapat dengan Dinas Pertanian, Kodim Karawang, Perum Jasa Tirta II, hingga Dirjen Ketahangan Pangan. Dalam rapat tersebut, Ahmad Zamakhsyari membeberkan sejumlah jurus jitu untuk mencari solusinya.

Yang pertama, dalam meningkatkan kualitas hasil panen, pria yang akrab disapa Jimmy ini menegaskan tidak setuju dengan adanya program panen 3 kali dalam setahun. Karena menurutnya, hasil panen tidak akan maksimal dan akan membuat petani merugi.

“Saya tidak setuju panen 3 kali setahun. Kalau dipaksakan 1 tahun 3 kali petani rui, karena hasil panen tidak maksimal. Mantri cai lieur (petugas pintu air pusing), tanah juga butuh istirahat,” ujarnya.

Jimmy beralasan, jika ingin meningkatkan hasil kualitas pertanian seharusnya masih menggunakan pola bertanam 2 kali dalam setahun. Hasil panen tersebut akan lebih tinggi, dibandingkan dengan hasil panen 3 kali dalam setahun.

“Kalau tanah jangan dipaksakan, harus istirahat. Yang ada malah rugi, rugi, dan rugi. Tanah ditanami setahun 3 akan membuat hasil panen rendah,”urai dia.

Yang kedua, terkait dengan sistem pengelolaan air untuk pesawahan. Dia menyarankan, agar adanya perubahan kelas bagi sejumlah daerah yang saat ini sudah tidak relevan dengan kondisi pesawahan.

“Segera usulkan perubahan kelas, ngaco ajah ini Karawang Barat dan Karawang Timur sekarang sudah banyak perumahan. Dulu gak ada perumahan, masih relevan jika kelas 1. Tapi sekarang harus diganti seperti ke arah Cilebar, Tempuran ke arah sana,” beber dia.

Tak hanya itu, terkait dengan banyaknya keluhan petani kesulitan mendapatkan air untuk areal pesawahan juga mendapat sorotan. Dalam rapat ini pihak PJT II turut angkat bicara terkait dengan kondisi saluran air, baik saluran tersier maupun sekunder.

Mulai dari pendangkalan saluran air, banyaknya sampah dan eceng gondok disebut menjadi biang keladi sulitnya air sampai ke areal sawah petani.

“Ada pendangkalan disaluran tersier dan sekunder. Dan jangan hanya kita yang kerja bakti, tapi dinas pertanian dan masyarakat juga membantu membersihkan eceng gondok dan sampah,” tandas salahs satu pegawai PJT II Dudung.

Solusinya, pemerintah daerah akan melakukan pengerukan disejumah titik saluran yang mengalami pendangkalan. Dan pemerintah juga akan menggalakkan kerja bakti untuk membersihkan saluran air yang dipenuhi sampah maupun eceng gondok.

“Titik mana saja yang dangkal sampaikan, nanti kita keruk pakai beko. Dan kita minta camat, desa dan masyarakat untuk gotong royong kerja bakti,” tandas Jimmy.

Check Also

Ternyata, 7 Pejabat Karawang Main Golf Ke Malaysia Ikut Acara Tour Sinarmas

Karawangplus.com – Satu persatu misteri 7 pejabat karawang main golf ke Malaysia mulai terkuak. Ternyata, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Maaf anda tidak di ijinkan untuk menyalin isi berita ini !!