Home / Metro / Fantastis ! Ini Biaya Pembangunan Taman Pembatas Jalan Di Karawang

Fantastis ! Ini Biaya Pembangunan Taman Pembatas Jalan Di Karawang

Karawangplus.com – Pembangunan taman di sejumah titik di wilayah Karawang mengeluarkan anggaran yang cukup fantastis. Untuk pembangunan taman pembatas jalan, Pemerintah Kabupaten Karawang mengeluarkan anggaran hingga lebih dari Rp 3 miliar.

“Pembangunan taman ini dilakukan agar wajah perkotaan Karawang bisa lebih indah,” kata Kabid Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Karawang Novi Gunawan

Dikatakannya, pembangunan taman pembatas jalan di tiga titik di sekitar wilayah perkotaan Karawang itu sudah sesuai dengan kajian.

Seperti pembangunan taman pembatas Jalan Ahmad Yani mulai Bundaran Mega M sampai putaran arah Stadion Singaperbangsa Karawang yang jaraknya mencapai satu kilometer, anggarannya mencapai Rp1,2 miliar.

Dibangun pula taman pembatas jalan di sepanjang jalan Ahmad Yani mulai dari depan Pemkab Karawang hingga perempatan RMK.  Selain itu, dibangun pula taman pembatas jalan di sepanjang jalan depan Kantor Imigrasi Karawang hingga akses ke jalan Lingkar Bypass Karawang.

Pemborosan Anggaran 

Namun pembangunan taman yang berada di wilayah kota Karawang jadi sorotan publik. Penataan taman di empat lokasi yang berada di dua kecamatan, Kecamatan Karawang Barat dan Kecamatan Telukjambe Timur, tidak memiliki konsep dan hanya menghambur-hamburkan keuangan daerah.

“Saya sepakat pemerintah melalui dinas terkait punya komitmen untuk memperindah kota dengan melakukan penataan taman. Tapi dengan media yang hanya menggunakan median dan sempadan jalan, apa iya pemerintah harus merogoh kocek hingga Rp3 miliar lebih,”kata Dian salah seorang mahasiswa di Karawang.

Untuk membangun sebuah taman, lanjut Dian, seharusnya pemerintah memiliki konsep yang jelas dan terintegrasi.”Konsep tamannya tidak terlihat. Kalau terkesan hanya untuk dijadikan kebanggan dan identitas yang mengandung makna dari sebuah daerah, dan kalau hanya untuk menyulap median jalan agar memiliki nilai estetika dan ikon kota, pemerintah terlalu boros melakukan hal itu,”lanjut Dian.

Pembangunan taman tersebut juga mendapatkan respon dari Ketua Komisi C DPRD Karawang Elivia Khrissiana. Dirinya mengingatkan agar pemkab tidak asal-asalan dalam membangun taman pembatas jalan yang anggarannya mencapai miliaran rupiah.”Perencanaannya harus benar, konsepnya juga harus matang. Selama ini kami melihat pembangunan taman kota itu asal-asalan, tanpa perencanaan dan konsep,” katanya.

Sehingga taman yang dibangun memiliki nilai keindahan dan mencirikan kebudayaan. Karena selama ini menurutnya pembangunan taman kota di Karawang terkesan asal jadi.”Buktinya, banyak taman kota yang sudah dibangun, tapi dibongkar lagi. Di bangun taman lagi, kemudian dibongkar lagi. Jadi terkesan tidak ada konsep dalam pembangunan taman,” kata dia.

 

Check Also

Terlalu Tinggi, Menteri Ketenagakerjaan Akan Evaluasi UMK Karawang

Karawangplus.com – Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Karawang dan Kota Bekasi untuk 2018 ditetapkan mencapai Rp3,9. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Maaf anda tidak di ijinkan untuk menyalin isi berita ini !!