Home / Loker / Calo Tenaga Kerja Gentayangan di Disnaker, Polisi Diminta Turun Tangan

Calo Tenaga Kerja Gentayangan di Disnaker, Polisi Diminta Turun Tangan

Pelamar kerja menyerbu kantor Disnakertrans Karawang.

Karawangplus.com – Calo tenaga kerja ternyatata masih merajarela, mereka masih bebas bergentayangan dikantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang.

Hal ini terungkap ketikasalah satu pelamar kerja datang ke kantor Disnakertrans untuk memasukkan lamaran pekerjaan. Tak lama, ada seseorang dengan berpakaian preman datang menghampiri, dan mengaku bisa memasukkan kerja.

Bukan hanya itu, orang tak dikenal tersebut juga mengaku dekat dengan pejabat Disnakertrans Karawang dan pihak perusahaan. Namun diakhir obrolan, pelamar dimintai sejumlah uang dengan dalih untuk membayar biaya administrasi ke Disnakertrans dan ke pihak perusahaan.

“Awalnya nawarin, bisa masuk kerja tapi harus bayar,” ujar Rizki (23) kepada Karawangplus.com.

Menurutnya, calo tenaga kerja memang banyak bergentayangan di kantor Disnakertrans dan biasanya mencari korban ketika ada pengumuman lowongan kerja.

Oleh karena itu, Rizki meminta kepada pihak kepolisian turun tangan untuk memberantas praktik calo tenaga kerja yang sudah meresahkan masyarakarat. “Pak polisi tolong berantas calo tenaga kerja di disnaker,” tandasnya.

Sementara itu secara terpisah, Kepala Disnakertrans Karawang Suroto menegaskan, praktik calo tenaga kerja kian merajarela. Oleh karena itu masyarakat diminta untuk tidak mempercayainya, apalagi dengan dalih meminta uang pelicin.

“Jangan pernah percaya sama orang – orang yang mengaku bisa memasukkan pekerjaan tanpa prosedur yang benar,ikuti ketentuan sebagaimana Perbub Nomor 8 Tahun 2016,” jelas dia.

Check Also

Ada Masalah, Dinas Tenaga Kerja Karawang Akan Inspeksi Ke PT Dean Shoes

Karawangplus.com  – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang akan inspeksi ke PT Dean …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Maaf anda tidak di ijinkan untuk menyalin isi berita ini !!